"Halaman"

Selasa, 25 Januari 2011

Refleksi



Facebook VS Facebooker

by: Olia Andika

Facebook??? istilah ini sudah tidak asing lagi dalam kehidupan para remaja. Bahkan bisa dikatakan bahwa facebook tidak mengenal usia. Anak kecil, remaja, hingga dewasa sudah mengenal dan fasih dalam menggunakan facebook. Isi facebook itupun bervariasi, facebooker (istilah untuk pengguna facebook) mendapatkan kebebasan dalam mem-posting apapun difacebook, sehingga FB masuk dalam katagori media informasi yang rawan akan nilai-nilai negative. Walaupun pada dasarnya, semua itu tergantung pada facebooker itu sendiri. mereka punya hak untuk memodifikasi FB-nya dengan berbagai macam curhatan, kata-kata pujangga bahkan foto-foto narsis mereka. Perlu kita ketahui, ada semacam kebanggaan tersendiri ketika ada yang melihat, mengomentari dan menyukai status yang ada didalam FB kita, sehingga memacu kita untuk selalu membuka FB dan meng-up date status. Tapi, kita sebagai pengguna harus tetap waspada.

Sering kita temukan hal-hal yang tak berbobot dijadikan status FB, seperti lagi pegel ne.. atau bingung ne mau kemana, ada yang mau ajak aku jalan gak??? Kalimat-kalimat seperti itu tak sewajarnya terpublikasi karna mampu mengundang prasangka negative bagi yang membacanya, karna tak heran ada yang membalas seperti ini mau aku pijat gak??? Atau ikut sama aku aja, hal ini mampu merusak akhlak dan pikiran kita.

Hingga hari ini, FB masih laris dalam lingkungan manusia. Kita sebagai penggunanya harus mampu menemukan hal yang bermanfaat dari FB tersebut. perlu kita ketahui bahwa FB dapat kita jadikan sebagai media untuk berkreatifitas. Kreatif dalam menyampaikan informasi dan cerita-cerita yang mampu membangkitkan motivasi. FB juga bisa kita jadikan sebagai ladang amal kalau kita mampu mengisinya dengan “Taujih” dan renungan-renungan yang mampu mempengaruhi daya pikir orang yang membacanya untuk lebih mendekatkan diri kepada allah SWT. Dengan kata lain, kita berpeluang untuk berdakwah di FB, karna ketika kita mampu menghadirkan suasana-suasana islami dalam FB kita, maka kita sudah bisa dkatakan berdakwah dijalan allah SWT. Salah satu contohnya, kita selalu dengan ringan tangan untuk mempublikasikan terjemahan-terjemahan al-qur’an dan hadits yang pada dasarnya mampu mengingatkan kita akan kebesaran Allah serta mampu memberikan sebuah renungan akan hal-hal yang pernah kita perbuat dan akan kita lakukan.

Dibalik itu semua, ada kesan negative yang dapat kita ambil,bahwasanya FB akan banyak menyita waktu kita dengan hal-hal yang tak bermanfaat kalau kita tidak mampu menggunakannya dengan sebaik mungkin. namun kita juga tidak bisa men-judge bahwa FB merupakan sesuatu media informasi yang buruk dan tak bermoral. Intinya, kita harus mampu memfilter mana yang pantas dan tidak pantas untuk dipublikasikan di FB, selain itu kita juga mampu memanage waktu dalam menggunakan FB, jangan sampai waktu kita dikungkung oleh hal-hal yang merugikan. Oleh karena itu, gunakanlah FB dengan sebaik mungkin dan jadikan FB sebagai lahan kreatif yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.




2 komentar:

  1. semoga pengguna FB tidak salah guna.. karena menurut saya FB ini juga bisa jadi tempat curhat dan berbagi solusi masalah..

    BalasHapus
  2. sejauhhh ini antara benar dan salah dalam menggunakan fb masih terealisasi... tak terbantahkan tentunya...

    BalasHapus